MAKASSAR, JIVANOTES – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., melakukan kunjungan kerja yang berkesan di Rumah Sakit Hermina Makassar. Dalam kunjungannya, Prof. Taruna tidak hanya berinteraksi dengan para tenaga kesehatan, tetapi juga menanam pohon dan meninjau langsung instalasi farmasi.
Pesan Lingkungan dari Sebatang Pohon
Kunjungan dimulai dengan aksi simbolis. Didampingi jajaran BPOM, Prof. Taruna menanam bibit pohon di halaman rumah sakit. Dengan cangkul di tangan, ia menekankan pentingnya sinergi antara kesehatan manusia dan lingkungan.
“Seperti halnya pohon yang kita tanam hari ini, semoga pelayanan kesehatan tumbuh kuat, berakar kokoh, dan berbuah kebaikan bagi masyarakat,” ucap Prof. Taruna.
Pohon yang ditanam ini menjadi simbol harapan dan keberlanjutan, serta pengingat bagi setiap orang untuk menjaga bumi demi generasi mendatang.
Tinjauan Langsung ke Instalasi Farmasi
Usai menanam pohon, Prof. Taruna melanjutkan kunjungannya ke Instalasi Farmasi RS Hermina. Ia berdialog dengan para apoteker dan tim pengelola obat untuk mendengarkan tantangan yang mereka hadapi, mulai dari pengelolaan logistik hingga ketersediaan obat.
“Saya sangat bangga melihat pelayanan Instalasi Farmasi di RS Hermina Makassar yang dikelola dengan baik dan penuh dedikasi. Ini kunjungan pertama saya ke rumah sakit di kawasan timur Indonesia, dan saya melihat semangat luar biasa dari para tenaga kesehatan di sini,” ungkapnya.
dr. Sulfikar Andi Goesli, MM., AAAK, Direktur RSU Hermina Makassar, menyambut baik kehadiran Prof. Taruna. “Kunjungan ini adalah dukungan moral yang luar biasa. Kehadiran beliau membuat kami semua lebih termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Dukungan Moral dan Inspirasi
Kunjungan ini tidak hanya menjadi agenda resmi, tetapi juga momen yang penuh kehangatan. Para tenaga kesehatan merasa dihargai dan diperhatikan. Seorang apoteker muda menyampaikan perasaannya, “Kami merasa lebih bersemangat, karena ada yang peduli pada perjuangan kami di balik layar, menjaga ketersediaan obat untuk pasien.”
Pohon yang ditanam akan terus tumbuh, sementara semangat yang ditinggalkan Prof. Taruna diharapkan dapat berakar kuat di hati setiap tenaga kesehatan. Kunjungan ini menegaskan bahwa pengawasan obat, pelayanan farmasi, dan kepedulian lingkungan adalah bagian penting dari ekosistem kesehatan nasional.
Comment