Sinergi BPOM dan BGN Dukung Program Gizi Nasional

Sinergi BPOM dan BGN Dukung Program Gizi Nasional

JAKARTA, JIVANOTES – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IX DPR RI, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin (15/9) menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat keamanan obat, makanan, dan program gizi. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah legislatif dan eksekutif.

Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, Ph.D., menekankan pentingnya pengawasan yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia menyatakan, BPOM akan mempercepat perizinan, memperkuat regulasi, dan memperluas kolaborasi lintas kementerian. Tujuannya adalah memastikan perlindungan konsumen dari hulu hingga hilir. “Kita tidak ingin masyarakat hanya jadi korban maraknya produk berbahaya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BGN, Prof. Dadan Indrayana, menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai investasi besar untuk menyiapkan generasi emas. “Ini bukan sekadar program makan gratis, melainkan investasi besar untuk menyiapkan generasi emas 2045,” ujarnya. BGN berkomitmen untuk memastikan standar gizi dalam program ini terukur dengan baik, sebagai upaya melawan stunting dan gizi buruk.

Komisi IX DPR RI menyatakan dukungan penuh agar program MBG berjalan lancar tanpa hambatan birokrasi. Sinergi ini juga akan melibatkan kementerian terkait seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, dan Bappenas dalam satu kerangka kebijakan nasional.

RDP ini menegaskan bahwa kehadiran BPOM dan BGN adalah bentuk nyata negara dalam melindungi rakyat dari bahaya produk dan masalah gizi. Ini adalah langkah kolektif menuju bangsa yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

Comment