BPOM Pastikan Keamanan Obat di RSUD Dr Soetomo, Dorong “Green Hospital”

BPOM Pastikan Keamanan Obat di RSUD Dr Soetomo, Dorong "Green Hospital"

SURABAYA, JIVANOTES – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Kunjungan ini bertujuan memastikan keamanan dan kedaulatan obat nasional sekaligus meluncurkan aksi penanaman pohon sebagai bagian dari komitmen “Green Hospital” dan keberlanjutan lingkungan.

Prof. Taruna Ikrar disambut Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, dr., Sp.DVE, beserta jajaran manajemen rumah sakit rujukan terbesar di Indonesia tersebut.

Fokus Utama: Keamanan dan Kedaulatan Obat

Dalam kunjungannya, Prof. Taruna Ikrar meninjau langsung instalasi farmasi rumah sakit. Peninjauan ini untuk memastikan seluruh proses pengelolaan obat—mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga distribusi ke pasien—berjalan sesuai standar Good Pharmacy Practice (GPP) dan peraturan BPOM.

“Kedaulatan obat nasional bukan hanya tentang produksi dalam negeri, tetapi tentang memastikan seluruh rantai pasok aman, efisien, dan transparan hingga ke tangan pasien,” tegas Prof. Taruna Ikrar.

Kunjungan ini merupakan bagian dari inspeksi nasional BPOM, yang memiliki empat tujuan utama:

  1. Memastikan Keamanan Obat: Meninjau standar keamanan dan rantai pasok untuk mencegah penyalahgunaan.
  2. Meningkatkan Standar Pelayanan: Mendorong digitalisasi, seperti e-resep dan pemantauan stok real-time, guna pelayanan yang cepat dan akurat.
  3. Memperkuat Kedaulatan Obat: Mengawal ketersediaan obat dalam negeri dan mendorong penggunaan produk farmasi nasional untuk mengurangi ketergantungan impor.
  4. Mengawasi Mutu Obat: Memastikan rumah sakit berperan aktif dalam pengawasan mutu dan keamanan obat.

Aksi Penanaman Pohon: Komitmen Lingkungan

Selain inspeksi farmasi, Prof. Taruna Ikrar juga melaksanakan aksi penanaman pohon di lingkungan RSUD Dr. Soetomo. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan “Berbagi untuk Negeri,” yang menyimbolkan komitmen BPOM mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesehatan publik.

“Kesehatan bukan hanya soal obat dan makanan yang aman, tapi juga lingkungan yang lestari. Pohon adalah sumber oksigen dan investasi untuk generasi yang akan datang,” jelasnya.

Aksi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran ekologi di lingkungan kesehatan, mendukung pengurangan emisi karbon sejalan dengan semangat green hospital, serta menguatkan nilai kepedulian sosial BPOM yang berfokus pada pembangunan kesehatan holistik berbasis keseimbangan manusia dan alam.

Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Cita Rosita, menyambut baik sinergi ini. “Sinergi antara BPOM dan rumah sakit daerah seperti kami sangat penting untuk memastikan pasien menerima obat yang aman dan bermutu,” ujarnya.

Kunjungan ini menegaskan komitmen BPOM dalam menjaga kedaulatan farmasi nasional melalui kolaborasi lintas sektor—akademik, industri, dan pemerintah (ABG Collaboration)—menuju Indonesia Sehat dan Berdaulat.

Comment