MAKASSAR, JIVANOTES – Tim mahasiswa lintas disiplin ilmu dari Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil mengungkap potensi terapeutik senyawa limonene yang terkandung dalam kulit jeruk manis (Citrus sinensis) sebagai kandidat pengobatan alami untuk Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan insomnia.
Riset yang dilakukan di bawah payung Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta (PKM-RE) ini diketuai oleh Nur Qadriani Ramadani Iqbal dari Fakultas Farmasi, bersama empat anggota lain dari Farmasi dan Kedokteran Hewan. Mereka adalah Andi Azhiimah Muizzah Hamka, Alifa Iqramia, Muhammad Taqiyuddin Al Farras, dan Dwi Resky Wulan Surayya, dengan bimbingan dari pakar Farmakologi-Toksikologi Molekuler, Prof. Firzan Nainu, Ph.D., Apt.
Penelitian bertajuk “Eksplorasi Limonene dari Kulit Jeruk Manis sebagai Kandidat Terapi Alami ADHD dan Insomnia Menggunakan Model In Vivo Drosophila melanogaster” ini menguji efektivitas limonene dalam menormalkan aktivitas hiperaktif yang menyerupai gejala ADHD serta memperbaiki gangguan tidur pada lalat buah (Drosophila melanogaster) sebagai organisme model.
Limonene Diklaim Lebih Aman
Tim peneliti berhasil membuktikan bahwa limonene berpotensi menjadi agen terapeutik alami. Senyawa ini bekerja dengan cara memodulasi jalur dopaminergik dan GABAergik di otak, menghasilkan efek menenangkan yang signifikan.
Nur Qadriani Ramadani Iqbal selaku ketua tim, menjelaskan bahwa hasil pengujian menunjukkan penurunan drastis pada tingkat hiperaktivitas dan peningkatan kualitas tidur pada organisme model setelah pemberian ekstrak limonene.
“Temuan ini membuktikan bahwa limonene benar-benar berpotensi sebagai terapi alami yang efektif untuk mengatasi gejala ADHD sekaligus memperbaiki gangguan tidur tanpa efek samping stimulan seperti obat konvensional,” ujar Nur Qadriani.
Riset ini dinilai menunjukkan keunggulan karena menggabungkan kearifan lokal bahan alam Indonesia dengan metodologi ilmiah modern. Temuan ini membuka peluang besar untuk pengembangan terapi berbasis bahan alam yang diklaim lebih aman, ekonomis, dan berkelanjutan.
Comment