Tantangan Calon Ketua KONI Sulsel,  ‘Success Fee’ dan Dana Pembinaan Pribadi

Edy Arsyam

MAKASSAR, JIVANOTES – Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Edy Arsyam, membuat pernyataan yang menantang menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov).

Tantangan Dana Pribadi

Selain menantang calon ketua lain untuk menyerahkan “Success Fee” sebesar Rp300 juta, Edy Arsyam juga berjanji akan mengucurkan dana pribadinya untuk pembinaan olahraga.

“Saya akan memberikan anggaran pembinaan kurang lebih Rp50 juta kepada setiap Cabang Olahraga (Cabor). Anggaran ini bukan dari perintah, tapi dari kantong pribadi saya,” tegas Edy Arsyam.

Optimalisasi Pembinaan Atlet

Komitmen Edy Arsyam ini selaras dengan harapan Pengurus Cabor Golf Sulawesi Selatan yang menekankan pentingnya peningkatan prestasi atlet melalui pembinaan.

“Menurut saya, pembinaan atlet sangat berpengaruh terhadap prestasi. Ke depan, optimalisasi pembinaan atlet harus menjadi prioritas utama,” ujar perwakilan Cabor Golf Sulsel.

Hal ini menuntut investasi yang lebih besar, peningkatan kualitas pelatih dan pembina, serta kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta untuk mencetak prestasi gemilang.

Kesejahteraan dan Kemandirian Organisasi

Selain fokus pada pembinaan, Edy Arsyam juga menyoroti kesejahteraan atlet sebagai hal mendasar. Untuk itu, ia berencana membentuk badan usaha atau Koperasi KONI.

Tujuannya adalah membantu pembiayaan organisasi secara mandiri tanpa harus selalu mengandalkan dana pemerintah.

Comment