MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sulawesi Selatan 2025 diwarnai dugaan serius mengenai ketidaknetralan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum KONI Sulsel. TPP diduga berpihak kepada salah satu kandidat, sebuah isu yang disoroti tajam oleh pemerhati olahraga.
Pemerhati olahraga, Maulana Yusuf, S.Pd., SH, menilai TPP telah mengabaikan prinsip independensi dan profesionalisme.
“TPP terindikasi berpihak pada salah satu kandidat yang sepatutnya harus independen dan malah menjadi tim sukses salah satu kandidat,” tegas Maulana saat dikonfirmasi, Senin (17/11/25).
Dugaan keberpihakan ini juga diperkuat oleh keterangan anonim dari salah satu pengurus KONI daerah. Sumber tersebut menyebutkan bahwa TPP diduga aktif mencari dukungan untuk calon tertentu. Proses ini bahkan diduga telah dipersiapkan sejak jauh hari, sebelum jadwal resmi Musorprov 2025 ditetapkan.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran besar terkait transparansi dan integritas proses pemilihan Ketua Umum KONI Sulsel.
Pemangku kepentingan berharap KONI Pusat dan pihak terkait dapat segera turun tangan untuk memastikan Musorprov berjalan secara objektif, demokratis, dan bebas dari intervensi yang melanggar ketentuan organisasi.
Maulana Yusuf berkomitmen untuk menindaklanjuti dan mengawal dugaan keberpihakan ini hingga tuntas ke KONI Pusat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak TPP KONI Sulsel belum memberikan klarifikasi resmi terkait tuduhan yang diarahkan kepada mereka.
Comment